Sebenarnya ini hanya sebuah curhatan yang tidak terlalu bermanfaat saja, hanya karena kondisi lab pada hari Sabtu yang panas dan kebetulan tinggal sendirian jadi sedikit pengen nyurhat. Sabtu sebanarnya hari tidak wajib datang ngelab tapi berhubung ingin menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya (niat pagi hari ketika berangkat, tidak pada kenyataannya), akhirnya membulatkan niat untuk berangkat ngelab, ketika datang tadi pagi ternyata sudah ada yang datang lebih awal, tapi sampai detik ditulisnya nyurhat ini tinggal daku sendirian, ya kemungkinan persiapan malam yang panjang (bagi anak muda).
Intronya sudah lumayan panjang, kembali ketema tentang mainan baru. Belum ada sebulan yang lalu temen dari Jepang mengirimkan foto dan video yang waw (aman untuk segala usia hehe..), indah banget dah yaitu foto keindahan daerah di Jepang (semoga bisa kesana, amiin). Terus endingnya pas chatting, dia bilang kalau ingin tau lebih banyak tentang Jepang follow instagramku ya, dia bilang begitu. Awalnya berfikir, instagram itu makanan apa? Sosial media udah lusinan sampai banyak yang ga keurus, masa ini harus nambah tempat buang sampah internet lagi. Awalnya males bin banget, tapi pada 19 Februari 2015 kemarin akhirnya buat juga akun instagram dan ngupload gambar pertama kalinya. Dan kebetulan pada tanggal 18 nya, bareng temen serumah ngadain jalan-jalan (akan diceritakan diartikel selanjutnya), jadinya punya bahan deh untuk upload gambar ke akun baru.
Ya kurang lebih begitu, kesan pertama pakai instagram yang jadi mainan baru, walaupun sebelumnya tidak ada minat sama sekali untuk buat akunnya. Dan karena cerita tidak penting ini, dibuatlah satu kategori baru yang bernama kategori curhat. Yang mau berfollow ria di akun instagram, silakan follow akun saya dan insaAllah 99,8% saya akan follow balik.

sama istri ane instagram dibuat promosi toko onlinenya 😀
malah lebih bagus itu gan, bisa menghasilkan rejeki juga 🙂