Melihat Situs revolusimental.go.id Seharga 140 Miliar

Sejak peluncuran situs revolusimental.go.id pada tanggal 25 Agustus 2015 lalu, banyak para netizen yang membicarakan tentang situs tersebut. Situs ini diluncurkan oleh Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), dengan tujuan untuk komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Program yang kini sudah terwujud dalam sebuah situs ini, berhasil direalisasikan setelah pengajuan dana pada bulan Februari, dengan anggaran sebesar Rp. 140 miliar.

Netizan pasti sangat penasaran dengan program yang berbentuk situs yang menelan dana yang tidak masuk akal ini. Bagi yang sudah mengetahui program ini sejak awal pasti sudah menantikan waktu peluncuran program tersebut. Namun, setelah melihat realisasi dari program tersebut mereka (dan saya) pasti merasa kecewa berat dengan program ratusan miliar ini.
Bagi para melek teknologi, website yang baru diluncurkan tersebut sangat tidak pantas dengan uang yang dihabiskan. Tujuan utama program tersebut untuk masyarakat agar bisa mengetahui informasi terkini tentang pemerintah, tetapi malah dinilai sebagai bentuk pemborosan gaya baru. Apalagi diperkirakan domain tersebut mendapatkan bantuan dari Kominfo.

Berikut ini beberapa kekurangan dan kelebihan proyek seharga miliaran rupiah tersebut :

1. Desain tampilan mirip dengan website yang diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat, Barack Obama
Kemiripan desain mungkin bisa dibilang suatu kebetulan, tetapi kalau setelah dicek source code CSS dan javascript copy-paste dari situs barrackobama.com pastinya bukan suatu kebetulan.

2. Menggunakan CMS WordPress yang memang tersedia gratis serta menggunakan tema yang gratis pula
Tidak terlalu sulit melihat apakah sebuah situs menggunakan CMS wordpress atau bukan, karena memang setiap CMS mempunyai ciri khas masing-masing. Bagi yang sudah mengenal wordpress, cukup dengan menambahkan “wp-admin” setelah domain maka akan otomatis redirect kehalaman login (selama folder admin belum direname)

Baca juga:   Curhatan yang Membawa Petaka

3. Website tersebut dihost kan dishared hosting yang paling murah
Shared hosting adalah layanan hosting di mana sebuah account hosting ditaruh bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah, namun kerugiannya adalah tingkat privasi dan performa yang tidak sebaik hosting dedicated.
Dan ternyata revolusimental.go.id ini satu server dengan beberapa situs pribadi, dan parahnya satu server pula dengan situs untuk hal negatif seperti kuatsehat.com, menggugurkan-kandungan.com, obatpembesar-vimax.com, dan lainnya

4. Menggunakan hosting murah di diwebshot.com, yang notabene berlokasi di Yogyakarta
Memang tidak ada salahnya dimana membeli hosting maupun domain, tetapi dengan membeli hosting di Yogyakarta untuk pusat pemerintahan di Jakarta merupakan suatu hal yang tidak masuk akal.

5. Bandwidth langsung habis
Tidak bisa dipungkiri dengan filosofi “harga membawa rupa”, karena shared hosting harganya lumayan terjangkau (murah) paket-paketnya pun sangat terbatas, termasuk bandwidth bulanannya

Bahkan ada yang membuat perincian berapa biaya yang wajar untuk membuat situs tersebut, sebagai berikut :
Harga domain go.id pertahun Rp. 125.000,00
Sewa hosting idwebpro pertahun Rp. 7.700.00 (Rp. 60.000,00/bulan x 12)
Jadi total maksimal adalah Rp. 7.825.000,00

Itukan hanya sewa domain dan hosting doang, terus jasa developer webnya bagimana ? Seperti disebutkan diatas, wordpress tersedia secara gratis dan template yang dipakai juga gratis, jadi tidak diperlukan jasa untuk develop web, adanya jasa untuk install wordpress 🙂

Jadi kalau dikalkulasi, Rp. 140 miliar – Rp. 7.825.000,00 = sangat banyak, sangat signifikan untuk mengurangi kemiskinan untuk rakyat kecil apalagi dengan baiknya kurs dollar terhadap rupiah saat ini.

Sumber : kaskus

Facebook Comments

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *