Deep Web : Sisi Lain Dunia Internet

Baru baru ini dihebohkan dengan berita tentang Deep Web. Apakah Deep Web ? Deep Web (juga dikenal dengan nama Deepnet, DarkNet, Invisible Web, Undernet atau Hidden Web) di Indonesia dapat disebut sebagai Web Mendalam. Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu dengan menggunakan mesin pencari web yang menggunakan indeks mesin pencari web. Sederhananya, mesin pencari sekelas Google, maupun sekaliber Yahoo maupun Bing tidak mampu untuk mengindeks situs-situs yang termasuk golongan deep web ini. Karena situs-situs yang kita ketahui selama ini hanya merupakan bagian dari surface web (permukaan).

Jumlah situs yang tergolong deep web konon jumlahnya sangat banyak. berdasarkan kajian Universitas California pada tahun 2001 jumlah konten deep web sebesar 7,500 terabytes. Kemudian pada tahun 2004 diperkirakan terdapat kurang lebih 300,000 situs yang tergolong deep web. Menurut para ahli, sebagian besar konten deep web berisi tentang database-database dari hasil penelitian/riset yang dilakukan oleh lembaga-lembaga akademis dan lembaga-lembaga pemerintahan serta situs-situs pribadi. Ini mungkin salah satu penyebab “hidden” nya situs-situs pada deep web karena memang bukan untuk konsumsi umum.

Namun pada sebagian deep web juga terdapat situs-situs yang tidak biasa. Misalnya situs tempat jual-beli narkoba, pornografi ilegal, jasa pembunuh bayaran, eksperimen-eksperimen ilegal pada manusia, jasa hacking, serta penjualan informasi kartu kredit. Ada yang beranggapan bahwa situs pada deep web yang menyediakan jasa pembunuh bayaran dan eksperimen ilegal tersebut palsu. Transaksi yang ada di deep web menggunakan Bitcoin, yaitu mata uang yang digunakan di internet yang tidak dapat di lacak serta tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi global.

Baca juga:   Software Gratis untuk Meningkatkan Kualitas Bahasa Inggris Makalah Internasional

Mitosnya ada bagian dari deep web ini yang sangat-sangat dalam,sehingga diperlukan cara-cara khusus serta hanya orang-orang tertentu yang dapet mengaksesnya, yang dinamakan Marianas web (dari palung mariana, titik terdalam di bumi). Isi dari situs-situs mariana trench konon adalah data-data yang paling rahasia dari umat manusia.

Mike Bergman, pendiri BrightPlanet yang memberikan istilah tersebut, mengatakan bahwa mencari di Internet pada saat ini dapat dibandingkan dengan menjaring ikan di permukaan laut: akan mendapatkan banyak ikan yang tertangkap di jaring, tetapi informasi yang sangat dalam tidak akan tertangkap. Kebanyakan dari iformasi yang terdapat di jaringan Internet, terkubur sangat dalam situs yang dinamis, dan mesin pencari web yang standar tidak dapat menemukannya. mesin pencari web yang tradisional tidak dapat “melihat” atau mengambil data di dalam Deep Web. Halaman-halaman tersebut dianggap tidak ada hingga mereka tercipta secara dinamis sebagai hasil dari pencarian secara spesifik. Sejak tahun 2001, Deep Web telah dinyatakan memiliki ukuran yang lebih besar dari Web biasa.

Sources : wikipedia and kaskus

Facebook Comments

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *