Antara Pratin dan Perhatian, Perjalanan di Kota Purbalingga

Setelah direncanakan berminggu-minggu sebelumnya, akhirnya kaki ini menginjakkan untuk pertama kali di kota Purbalingga. Purbalingga berada di cekungan yang diapit beberapa rangkaian pegunungan. Di sebelah utara merupakan rangkaian pegunungan (Gunung Slamet dan Dataran Tinggi Dieng). Bagian selatan merupakan Depresi Serayu, yang dialiri dua sungai besar Kali Serayu dan anak sungainya, Kali Pekacangan. Anak sungai lainnya yaitu seperti Kali Klawing, Kali Gintung, dan anak sungai lainnya. Ibu kota Kabupaten berada di Purbalingga, sekitar 21 km sebelah timur laut Purwokerto (wikipedia).
Ketika berkunjung ke Purbalingga salah satu tempat yang telah saya kunjungi adalah agrowisata stroberi di daerah Pratin, Karangreja. Daerah ini terletak di lereng gunung Slamet dengan hawa yang sejuk dan dengan suguhan pemandangan alam yang indah nan hijau.
Jarak dari pusat kota purbalingga sekitar 25 kilometer dengan jalanan yang agak sempit dan berkelok, sehingga diusahakan untuk lebih berhati-hati dan fokus ketika berkendara. Ditengah perjalanan nanti akan melewati hutan pinus yang tertata asri dan dapat digunakan untuk tempat pemberhentian juga serta sekarang sudah adanya tempat outbond untuk anak-anak.
Ketika sampai di lokasi agrowisata, pengunjung diberi kesempatan untuk memilih dan memetik sendiri buah stroberi yang diinginkan dengan sebelumnya meminta izin kepada pemilik/penjual stroberi tepat didekat kebun. Setelah memetik selanjutnya akan ditimbang dan dicuci bersih. Harga stroberi perkilo ketika ke kebun minggu kemarin berkisar antara Rp. 35.000-40.000.

agrowisata-strawberry
Karena letaknya berada dilereng Gunung Slamet, kata tour guide untuk tidak diperbolehkan menunjuk langsung ke arah gunung Slamet. Apabila sudah terlanjur menunjuk, maka mitosnya untuk segera menjilati jari tersebut sebanyak 7/11 kali. Yang namanya manusia penuh dengan salah dan lupa, tidak sengaja saya menunjuk ke arah gunung tersebut dengan sigap tour guide nya meningatkan untuk menjilat jari, untuk menggoda tour guide maka sayapun meminta perwakilannya untu menjilat jari, dengan tegas tour guidenya tidak mau untuk melakukannya hahahaha…..
Special thanks to tour guide yang telah menemani selama disana, menjelajah di 3 kota (Purwokerto, Purbalingga dan Cilacap) dalam waktu kurang lebih 24 jam, untuk tujuan berikutnya siap dimasukkan kedalam plan-plan berikutnya tapi semoga tidak plin plan.

Facebook Comments
Baca juga:   Download Assalamualaikum Beijing Gratis

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *